Dana TPAPD Lambat Cair Sejumlah Kades Mengeluh

SUHU INDONESIA –ilustrasi_dana_Sertifikasi BELOPA SULSEL – Alokasi dana Tunjangan Pendapatan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD), nampak belum jelas pencairannya. Hal ini adalah sangat dikeluhkan oleh sejumlah kepala desa di Kab Luwu. Mereka menuturkan kepada SUHU INDONESIA baru-baru ini, bagaimana dapat mewujudkan good governance (pemerintahan yang baik, red) dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat di desa, jika TPAPD adalah masih tidak jelas pencairannya.

Sembari mengharapkan agar Media SUHU INDONESIA menjadikannya sebagai isu pemberitaan supaya dapat menjadi perhatian serius oleh pejabat pemangku kebijakan yang berwenang di tingkat kabupaten, demikian keluhan sejumlah kepala desa di salah satu warung di Belopa.

Hanya saja para kepala desa tersebut minta agar tidak dimediakan namanya. “Kita sudah bolak balik pertanyakan pencairan TPAPD ini, akibat para aparat desa juga sangat mendesak, tapi belum ada respons sama sekali dari SKPD yang menanganinya”, tutur salah satu kepala desa dengan nada memelas. Lanjut ia mengatakan, sudah berapa biaya transportasi yang telah kami keluarkan bolak-balik ke Belopa ini, hanya untuk mempertanyakan kapan pencairan TPAPD. Ujarnya, kalau saya kan dari Kecamatan Bupon, tapi bagaimana dari Walmas, terlebih dari Bastem. “Kasihan kan teman-teman kepala desa dari kedua wilayah ini adalah sangat berat di ongkos”, tutur Kepala Desa dari salah satu desa dari Kecamatan Bupon, sekali lagi minta namanya tidak mediakan dan juga diamini oleh rekan-rekan kepala desa lainnya. Lalu kepala desa yang tidak ingin disebut namanya ini mengutarakan bahwa,TPAPD di desanya perbulan adalah sebesar Rp 1,5 Juta dibayarakan pertriwulan adalah sebesar Rp 4,5 juta. Padahal sudah memasuki bulan keempat, tapi belum juga ada tanda-tanda pencairannya” pungkasnya. Sementara pada tempat yang sama, ada pula Direktur Ekesekutif Aktivis Pembela Arus Bawah, Rahmat Karim Foxchy. Para kepala desa yang sedang kumpul tersebut, mengharapkan bantuan dari aktivis LSM agar juga dapat menyikapi keterlambatan pencairan TPAPD. Kemudian aktivis LSM ini menjawab, kita akan bantu tapi sebaiknya pula persiapkan syarat-syarat dokumen pencairannya. “Kita akan konfirmasi pimpinan SKPD yang berwenang, kenapa TPAPD pencairannya dikeluhkan oleh kepala desa”, tandasnya. Namun diharapan bahwa melalui isu pemberitaan ini,apabila memang TPAPD adalah masih belum dicairkan, maka agar sedapat mungkin pimpinan SKPD berwenang agar segera mencarikan solusinya. (Zoel)

Iklan

Berikan Komentar Anda Tentang Berita Ini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s