Anggota DPRD Kabupaten Pinrang Diduga Pakai Ijazah Palsu

images (2)Suhu Indonesia,  Pinrang Sulsel – Dua calon anggota legislatif terpilih (caleg) DPRD Kab. Pinrang dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)  berinisial AN,dan SN terancam dipidana karena diduga memakai ijazah palsu.

Dugaan penggunaan ijazah palsu dari kedua sang caleg itu,  dilaporkan oleh narasumber yang tidak ingin di sebutkan namanya,  pada tanggal 11 luli 2014 dalam berkas LP (Laporan Polisi) terlampir di Polda Sulselbar.

Dalam berkas tersebut anggota legislatif terpilih DPRD Kab. Pinrang, berinisal AN pada periode 2004-2009 lalu.  Saat itu AN menggunakan mesin Partai Bintang Reformasi (PBR), tapi pada periode itu tidak sempat diselesaikan dengan alasan adanya pengaturan partai . Kemudian AN menjadi caleg terpilih dari Partai Gerindra periode 2014-2019 sampai sekarang. Ijazah yang di perolehnya dari hasil ujian persamaan (ijazah paket c).

“Pelapor pun menyampaikan kembali di tahun 2012 Yayasan Pendidikan di Kab. Polman Sulawesi Selatan menurut Yayasan tersebut belum mendapat pengakuan dari Dinas Pendidikan Polman setempat  tentang Ijazah yang di pakai  AN pada pemilu 2004-2009. Namun pelapor menyebutkan ijazah yang di pakai AN  kemungkinan besar ijazah SMP.”  Tandasnya

Keterangan yang diperoleh Wartawan Suhu Indonesia (suara hukum) dari narasumber menyebutkan, latarbelakang pendidikan kedua anggota DPRD Kab. Pinrang  yang berinisial AN dan SN  itu tidak pernah sekolah

“Kami tahu mereka berdua itu cuma sampai Sekolah dasar (SD)  sungguh sangat memalukan kalau wakil rakyat terpilih terwakilkan oleh wakil-wakil pemalsuan ijazah dimana peran wakil rakyat dalam menjalankan fungsi dan tugasnya itu” Ungkapnya.

Ketua  KPUD  Kab Pinrang H. Mansyur Hendrik mengatakan “Ijazah yang digunakan AN dan SN dari Partai Gerindra Periode 2014-2019 sudah memenuhi syarat” Ungkapnya

Sementara dari hasil penelusuran Suhu Indonesia (Suara Hukum) H. Mansyur Hendrik selaku Ketua KPUD Kab. Pinrang sudah di periksa penyidik Polda Sulselbar. Demikian juga dengan AN dan SN dalam kasus dugaan Ijazah palsu. Beberapa waktu yang lalu.

Dalam KUHP  (Kitab undang-undang hukum pidana) pada pasal 263, ayat 2 disitu dijelaskan bahwa, “ Barang siapa dengan sengaja menggunakan surat palsu atau yang di palsukan itu seolah-olah surat itu asli dan telah dipalsukan, dan kalau hal tersebut di pergunakan dapat mendatangkan suatu kerugian, maka akan di hukum selama-lamanya 6 tahun kurungan”

Kemudian dalam undang-undang no. 20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS (Sistim Pendidikan Nasional) pada pasal 69, ayat 1 menjelaskan bahwa, “Setiap orang yang menggunakan ijazah palsu, maka akan di pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp. 500.000.000,-

Hasil pemeriksaan dan penyidikan kedepan ini akan diteruskan dan dilanjutkan kepada petinggi Partai Gerindra Propinsi dan pusat untuk mengambil keputusan bagi anggota legislatif terpilih berinisal AN dan SN tersebut . (Tim)

Baca Versi Majalah disini : Kala Aspirasi Rakyat Kab. Pinrang Terwakilkan Oleh Pemalsuan Intelektual

Iklan

One thought on “Anggota DPRD Kabupaten Pinrang Diduga Pakai Ijazah Palsu

Berikan Komentar Anda Tentang Berita Ini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s