Rekening Gendut Gubernur SULTRA Kembali Memanas

rekening-gendut-gubernur-sultra-kembali-me-manas-2yy8hozef872vztll005jeSuhu Indonesia, Sulawesi Tenggara – Indikasi rekening gendut Gubernur Sulawesi Tenggara sekaligus sebagai Ketua Yayasan Universitas Sulawesi Tenggara yang muncul dari temuan PPATK yang sempat hilang bak ditelan bumi, kembali muncul dipermukaan pada tanggal (24/3) oleh Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (KBM-UNSULTRA) dalam aksinya dikantor Gubernur Sultra, dan kantor DPRD Provinsi Sultra.

Dalam orasinya, Mariati selaku Jenderal Lapangan sekaligus sebagai Wakil Ketua Badan Eksekutif Fakultas Hukum Universitas Sulawesi Tenggara menyatakan kalau memang temuan PPATK itu tidak benar, maka seharusnya Ketua Yayasan UNSULTRA H. Nur Alam. S.E., M.Si, segera mengklarifikasinya kepada publik baik lewat media cetak maupun media elektronik. Dan melaporkannya kepada pihak penegak hukum karena ini adalah murni pencemaran nama baik.

“Kalau temuan PPATK terkait rekening Gendut tersebut valid, tentunya Kejaksaan Agung sudah bisa menetapkan status Nur Alam sebagai tersangka. Tetapi anehnya, Kejagung sampai saat ini belum bisa menetapkan status tersangka kepada Gubernur Sultra sekaligus sebagai Ketua Yayasan kami itu. Bahkan terkesan didiamkan dan kami sebagai mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara tidak terima ketika Ketua Yayasan kami difitnah seperti itu”, kata Mariati menambahkan.

Dalam aksi tersebut, Gubernur Sultra tidak ada ditempat sehinga massa aksi melanjutkan aksinya di kantor DPRD Provinsi Sultra. Setibanya di kantor DPRD Provinsi Sultra, mereka ditemui Wakil Ketua Komisi satu Suwandi Andi yang juga kader Partai Amanah Nasional. Dalam pernyataannya, Suwandi Andi menyatakan bahwa Pimpinan Partai Amanah Nasional tidak merugikan siapapun, bahkan ada indikasi skenario permainan politik yang menjatuhkan Beliau (Nur Alam).

Mendengar pernyataan itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sulawesi Tenggara mengatakan kalau memang temuan PPATK itu tidak benar dan menurut Suwandi Andi juga tidak merugikan siapapun, kenapa Gubernur Sultra mendiamkannya?. Ini adalah murni pencemaran nama baik, dan kami atas nama Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara secara tegas kami tidak terima apabila ketua yayasan kami tidak segera melaporkannya.

Maka kami sebagai mahasiswanya yang akan melaporkan Pihak PPATK yang telah memfitnah dan mencemarkan nama baik ketua yayasan kami. Ini mencoreng nama baik Kelurga Besar Mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara dan dalam bulan Maret ini kami akan laporkan pihak PPATK ke Polda Sultra atas pencemaran nama baik yang dilakukannya. (#AS)

Iklan

Berikan Komentar Anda Tentang Berita Ini?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s